Monday, April 30, 2012

10 Tas Koper Serbaguna yang Berteknologi Canggih

Berpergian dengan koper besar memang sungguh melelahkan. Walaupun saat ini sudah ada koper yang memliki roda, namun disini kita akan melihat koper berteknologi tinggi yang dapat membuat perjalanan anda menjadi santai tanpa harus membawa koper yang besar dan berat.


NEXUS switcase/scooter
Koper Nexus dirancang oleh perancang Argentina, Francisco Lupin yang dirancang agar saat pengguna membawa koper ini dengan cara menjalankan skuter yang menyatu pada koper ini. Koper ini dapat manampung hingga beban 110 Kg dan dengan empat baterai yang memiliki kekuatan 12 volt, skuter dapat beroperasi selama 2 jam.


Smart Bag
Smart bag adalah tas koper kecil yang ditujukan pada anak sekolah. dengan tas ini anak-anak dapat berskuter mengunakan tasnya. tas ini juga memliki banyak fitur seperti, kompartemen untuk file, buku, alat tulis, botol air, dll.


Business Scooter Bag

Dengan tas koper ini anda akan dapat membawa barang-barang besar yang penting dengan aman. karena kapasitas yang besar membuat koper ini lebih nyaman untuk digunakan saat perjalanan jauh.


Suitcase Folding Bicycle
Dengan koper ini anda akan dapat menikmati sepeda lipat. karena koper ini memiliki fitur sepeda dengan desai yang cukup unik.


Solar Rucksack
Desainer Kim Jangwoon, Lee Youngmin, Jung Soonho dan Namgung Mina memiliki ide yang inovatif. Dengan tas rangsel ini dapat menyerap tenaga surya(matahari) dan mengkonversi menjadi energi panas sehingga dapat menghangatkan badan bagi pengguna rangsel ini. Tas rangsel ini sangat cocok untuk perjalanan ke tempat yang dingin.


Chair Suitcase
Saat anda lelah dalam perjalanan anda dapat duduk di koper ini karena koper ini memiliki fitur merubah menjadi sebuah kursi lipat.

The Suitcase Bike
Sebuah koper sepeda dari china telah membuat perjalanan menjadi lebih menyenangkan, koper ini merupakan salah satu yang terunik dari koper yang lain.


The Rolling Knapsack Chair
Sama dengan koper sebelumnya koper ini dapat digunak untuk beristiraha sejenak saat anda lelah dalam perjalanan. Fitur lain dalam koper ini dapat membawa makanan dingin atau panas dan memiliki rangak yang terbuat dari baja sehingga kuat untuk peggangan atau duduk sekalipun.


Motorised Suitcase Concept
Saat perjalanan anda ingin membawa bayi anda inilah koper yang tepat untuk digunakan karena dalam koper bayi ini akan memberikan oksigen yang bersih dan murni untuk bayi anda.


UrbanTroll
Designer Gilli Kuchik telah merancang tas koper untuk wanita karena koper ini dapat diubah menjadi tas wanita yang anggun dan cocok digunakan bagi wanita yang sering berpergian.
 

Sejarah Terciptanya Kloset WC

http://haxims.blogspot.com/
 Alat ini yang singkatannya telah secara salah namun kaprah diartikan lain dari sebenarnya. Penciptanya adalah orang Inggris bernama Sir John Harrington. Ia menciptakan alat tersebut pada tahun 1460, akan tetapi masih dalam keadaan yang primitip, karena keadaannya yang belum lengkap. Orang lain kemudian meneruskan idenya. Mereka itu adalah Mr Cummings pada tahun 1775 dan mereka ini sudah dilengkapi dengan alat penyiram kotoran, serta didaftarkan hat patent-nya pada abad ke - 18. Hak petent untuk tangki airnya dipegang oleh Mr Beachman, yang diciptakannya pada tahun 1782.
http://7wolu.blogspot.com/

kalo sejarahnya, begini sejarah terciptanya closed

Sekitar tahun 3000-1500 SM di ibukota Hindustan, Mohenjodaro, dibuat saluran air dan kloset yang mempunyai saluran pembuangan. Akan tetapi, bersamaan dengan hancurnya peradaban Hindustan, kloset itu pun ikut menghilang karena tidak bisa bertahan sampai zaman berikutnya. Lalu waktu pun berlalu…

Pada tahun 1371 di London, Inggris, dibuat UU (Undang-Undang) yang berbunyi “Barang siapa membuang tinja dari jendela, harus membayar denda sebesar empat shilling”. Walaupun begitu, tetap saja ada orang yang diam-diam membuang tinja. Ternyata bukan hanya seorang, tapi semua orang membuang tinja tanpa peduli dengan peraturan yang sudah ada. Jadi, kalau sedang berjalan santai di kota London, jangan kaget kalau tiba-tiba ada tinja yang jatuh dari langit.

Apa sebabnya? TANYA KENAPA!?

Sebabnya adalah London merupakan ibukota besar. Sejak dulu, orang berbondong-bondong datang ke London untuk mencari pekerjaan. Akibatnya, tak ada lagi lahan untuk tempat tinggal. Untuk mengatasinya, dibangunlah gedung-gedung tinggi di kota London (rumah susun). Pada waktu itu, kloset dengan saluran pembuangan air belum ada. Jadi, orang-orang London menggunakan “close stool” (pispot dengan tempat duduk). Tinja ditampung dalam pispot, kemudian orang-orang harus membawa pispot tersebut keluar gedung untuk membuang tinja ke parit atau ke tempat-tempat lain yang diinginkan. Banyak penghuni gedung rumah susun yang tinggal di lantai atas mengeluh, karena tiap hari mereka harus keluar gedung, naik turun tangga untuk membuang isi pispot. Terkadang isi pispot dirasa terlalu berat, kadang-kadang ada yang tak sengaja menjatuhkan isi pispot di tangga atau lantai gedung. Karena bosan dan repot, akhirnya mereka membuang isi pispot lewat jendela. Walaupun sudah dibuat peraturannya, cara macam ini tetap tidak berubah. Kemudian tinja-tinja yang tersebar di luar gedung dan di berbagai ruas jalan di kota London, dibiarkan begitu. Penghuni kota London mengandalkan petugas kebersihan yang datang untuk mengangkut sampah setiap tiga minggu. Hingga tiba-tiba penyakit pes yang mengerikan mewabah di London dan menewaskan banyak orang. Walaupun begitu, tetap tak ada perubahan. Tak terpikir di benak mereka kalau penyebab utamanya adalah lingkungan yang kotor.

Dua ratus tahun berlalu sejak UU pembuangan tinja dibuat, tapi kota London tetap dipenuhi sampah, tinja dan bau tak sedap. Hingga akhirnya pada tahun 1596, Sir John Harington menemukan kloset bilas. Tapi Ia hanya membuat dua kloset bilas (satu terpasang di rumahnya, satunya lagi di kediaman Ratu Elizabeth 1). Namun kloset beliau masih menggunakan bejana untuk menampung tinja, sehingga bau tak sedap masih jadi masalah. Meskipun demikian, kloset Harington merupakan kloset bilas modern pertama di dunia. Kemudian Cummings memperbaiki temuan Harington. Cummings menemukan kloset bilas yang tidak bau “valve closet”. Kenapa tidak bau? TANYA LAGI KENAPA!? Karena kloset ini menggunakan air sebagai penghalang supaya bau tidak menyebar. Tapi (masih ada tapinya), saluran pembuangan air pada kloset bilas Cummings digunakan rakyat London untuk membuang sampah sehingga saluran itu tersumbat. Lalu terjadilah peristiwa menakutkan. Kota London diserang wabah kolera sampai tiga kali (tahun 1849 menewaskan 14,000 jiwa, tahun 1854 menewaskan 10,000 jiwa dan 1866 memakan korban 5,000 jiwa). Lingkungan yang kotor menjadi salah satu penyebab utamanya. Dengan terjadinya wabah kolera ini, penghuni kota menyadari pentingnya fungsi saluran air bawah tanah. Setelah memeriksa saluran-saluran air bawah tanah, para petugas kebersihan menemukan kerusakan di sana-sini dan tumpukan-tumpukan sampah yang menyumbat saluran air. Maka diputuskan untuk segera memperbaiki dan membuat saluran-saluran air bawah tanah yang baru. Tahun 1865, saluran-saluran air bawah London baru mulai berfungsi lagi.

Lima ribu tahun telah berlalu sejak zaman Mohenjodaro. Di kota London telah dibuat saluran air bawah tanah yang disambungkan ke kloset bilas. Menjelang tahun 1870, kloset bilas makin berkembang berkat saluran air bawah tanah yang dibangun dengan kokoh. Lalu tahun 1889, Bostell membuat kloset bilas yang disebut “wash-down” seperti yang ada sekarang. Akhirnya, kloset bilas yang dulu pernah ada di zaman Hindustan dan menghilang, kini telah kembali.Semoga menambah wawasan kita semua
 

Sunday, April 29, 2012

Harassed by hot girls: toy boy, toy body




Chicks fighting to take a guy to bed: bring romance back!

Dream for some / Turns into Nightmare ?

Country: Danemark

Brand: Jack & Jones

Year: 2010

Agency: & Co

Director: Martin AHMUND

Producer: Anne mette LUND







Selling Sex: World's Best Condom Ads




What's the best way to market a condom? A sampling of ads from around the world shows that a lot depends on the prevailing attitudes about sex.



Charlie Chaplin final speech in The Great Dictator





Charlie Chaplin final speech in The Great Dictator.





Superb blonde asks man to oil her up




A Spanish commercial for Nintendo DS.





Moment before love: unclipping the bra




A 2003 German commercial for Microsoft.



Reaching paradise. But the door is closed !